JADWAL LALU LINTAS SABTU-MINGGU SATU ARAH (ONE WAY) JAKARTA-PUNCAK JAM 09.00-10.30 WIB (PENUTUPAN KEJAKARTA) PUNCAK-JAKARTA JAM 10.30-11.30 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK) PUNCAK-JAKARTA JAM 15.00-17.00 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK)

PASTE SCRIPT/KODE IKLAN DISINI

120 Atlet Paralayang Bertarung di Bogor


BERITASATU.COM | Bogor - Sebanyak 120 atlet paragliding (paralayang) dari 19 negara yang meliputi Belarus, Bulgaria, Tiongkok, Taiwan, Ceko, Hongaria, Indonesia, Jepang, Lithuania, Malaysia, Romania, Rusia, Serbia, Singapura, Slovenia, Korea Selatan, Thailand, Turki serta Inggris hadir di Kabupaten Bogor untuk mengikuti kejuaraan ke-8 FAI World Paragliding Accuracy Championship (WAPC) yang berlangsung pada 9 hingga 17 Agutus 2015.

Pembukaan kejuaraan berlangsung di Gunung Mas, Puncak, Cisarua dan secara resmi di buka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Senin, (10/8).

Menpora Imam dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan ini merupakan kesempatan bagi Indonesia menunjukkan kepada dunia layak menjadi tuan rumah.

"Kita harus menunjukkan, kita layak menjadi tuan rumah kejuaraan paragliding internasional, oleh sebab itu hormati kedatangan atlet dunia tersebut dengan ramah karena mereka merupakan tamu negara. Kepada para atlet Indonesia, tunjukkan kita bisa mengukir prestasi di negara sendiri," ungkapnya.

Lebih lanjut, menpora menambahkan, kejuaraan ini merupakan persiapan bagi atlet dan negara Indonesia dalam menyambut Asian Games tahun 2018 di Indonesia, sehingga pada pelaksanaannya nanti para atlet sudah siap tampil secara matang untuk dapat meraih medali emas.

Sementara, Bupati Bogor Nurhayanti menjabarkan, olahraga ini merupakan olahraga berisiko tinggi, sehingga memerlukan kesiapan fisik dan sarana yang prima, serta ketaatan pada prosedur operasi standar yang ditetapkan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan.


"Kami yakin sebagai atlet kelas dunia, para peserta telah memahami hal ini dan memberikan aspek keselamatan, namun pada kesempatan yang baik ini izinkan kami mengingatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," harapnya. (Vento Saudale/NAD)

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak berkomentar yang menyinggung Agama, Ras dan Golongan. Biasakan berkomentar bijak dan konstruktif