JADWAL LALU LINTAS SABTU-MINGGU SATU ARAH (ONE WAY) JAKARTA-PUNCAK JAM 09.00-10.30 WIB (PENUTUPAN KEJAKARTA) PUNCAK-JAKARTA JAM 10.30-11.30 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK) PUNCAK-JAKARTA JAM 15.00-17.00 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK)

PASTE SCRIPT/KODE IKLAN DISINI

Fardan Fauzan Akan Ikut Panaskan Pilkada Kabupaten Bogor


BOGORZONE.COM | Bogor.Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, yang akan digelar pada Juni 2018 nanti, dipastikan semakin panas. Itu dengan bermunculannya para bakal calon (Balon) Bupati Bogor, yang akan ikut bertarung diperhelatan akbar masyarakat Kabupaten Bogor tersebut.

Fardan Fauzan, mantan Anggota DPR RI yang tertarik untuk ikut memanaskan persaingan dengan balon bupati lainnya yang sudah mendeklarasikan di wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Saya tertarik untuk ikut di Pilkada Kabupaten Bogor, karena melihat masih banyak yang harus dibenahi,” ujarnya kepada Bogorzone.com saat melaksanakan buka bersama di Rumah Makan Gili-gili, Jalan Raya Padjajaran Bogor Timur, Senin (29/5/2017).

Menurutnya, wilayah Kabupaten Bogor yang berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta sangat jauh tertinggal dengan daerah lain di sektor pembangunan, terutama di bidang infrastruktur.

“Bidang ekonomi, kesehatan maupun pendidikan juga masih jauh tertinggal dibandingkan daerah lain, seperti Tangerang dan lainnya,” papar Fardan yang juga kader Partai Demokrat.

Fardan pun mengaku, untuk kendaraan nanti yang akan membawanya bertarung di Pilkada Kabupaten Bogor, sudah tentu mengunakan Partai Demokrat.

Fardan menyatakan, dirinya tidak akan terpaku untuk menjadi Bupati Bogor atau F1 di pilkada nanti. Namun, semuanya akan diserahkan ke kebijakan partai atau Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

“Kalaupun menjadi F2 atau wakil saya legowo atau menerima. Yang penting saya bisa berbuat untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Fardan mengakui, sejauh ini partai nya sudah melakukan pertemuan dengan para elit politik yang ada di Kabupaten Bogor, baik Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan dan lainnya.

“Silaturahmi dan komunikasi sudah dilakukan partai nya, tapi untuk mengarah ke koalisi belum ada,” tukasnya. (ded)


0 komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak berkomentar yang menyinggung Agama, Ras dan Golongan. Biasakan berkomentar bijak dan konstruktif