JADWAL LALU LINTAS SABTU-MINGGU SATU ARAH (ONE WAY) JAKARTA-PUNCAK JAM 09.00-10.30 WIB (PENUTUPAN KEJAKARTA) PUNCAK-JAKARTA JAM 10.30-11.30 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK) PUNCAK-JAKARTA JAM 15.00-17.00 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK)

PASTE SCRIPT/KODE IKLAN DISINI

Bahas Isu Pilkada IWO Bogor Raya Sambangi KPUD Kabupaten.


PORTALCISARUA | Kab. Bogor. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor menerima kedatangan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya, di kantor KPU Kabupaten Bogor Jl. Tegar Beriman Cibinong, Jumat (4/5/18).

Kedatangan IWO itu dalam rangka audiensi dengan Ketua KPUD Kabupaten Bogor terkait kesiapan KPUD dalam menyambut pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada 27 Juni 2018 mendatang, terutama dalam mengantisipasi beberapa permasalahan yang nantinya bisa menghambat kesuksesan Pilkada di Kabupaten Bogor.

"Kedatangan kami dari IWO ke kantor KPUD ini tidak lain yaitu terkait peran serta kami sebagai media untuk turut mensukseskan Pilkada serentak 2018 di Kabupaten Bogor, salah satunya dalam membantu penyebaran informasi kepada masyarakat dan menepis berita hoax," kata Didin, Ketua IWO Bogor Raya.

Pada kesempatan itu, Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Haryanto Surbakti, SH mengapresiasi IWO Bogor Raya dan berharap, pelaksanaan Pilkada berjalan dengan kondusif. Untuk itu, pihaknya telah bekerjasama dengan pihak TNI dan Kepolisian serta berbagai unsur terkait termasuk media dalam hal penyampaian informasi, khususnya di Kabupaten Bogor.

Disamping itu, untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang masih melakukan mudik lebaran sehingga tidak dapat menyalurkan hak pilihnya, KPUD bekerjasama dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengingatkan kepada masyarakatnya agar pada pelaksanaan pilkada masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing untuk  menyalurkan hak pilihnya.

"Sehubungan pelaksanaan Pilkada yaitu 10 hari setelah Hari Raya Idul Fitri, dan dikhawatirkan masyarakat tengah melaksanakan mudik lebaran, maka langkah antisipasi yang kami lakukan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Desa untuk mengingatkan masyarakatnya di masing-masing diwilayah agar pada pelaksanaan pilkada masyarakat sudah kembali dan dapat menyalurkan hak pilihnya," tutur Haryanto Surbakti SH, didampingi Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Mustaqim S, Sos.

Menurutnya, hingga saat ini, KPUD Kabupaten Bogor telah menetapkan DPT sebanyak 3. 294.825 pemilih yang sudah memiliki KTP elektronik dan surat keterangan dari Disdukcapil Kabupaten Bogor.


"Untuk 37 ribu warga Kabupaten Bogor yang belum mempunyai KTP elektronik atau surat keterangan ditargetkan sudah selesai saat menjelang pemilu," imbuhnya. ( IWO)

Penipuan Melalui Transaksi Online Rawan Penipuan


PORTALCISARUA |Bogor. Masyarakat Bogor yang gemar belanja melalui transaksi online tak sedikit mengalami kerugian akibat tertipu. Modus penipuan belanja melalui transaksi online ini juga terjadi di wilayah Bogor. Uang sudah di transfer, tapi barang yang dipesan tak kunjung datang, Waspadalah.

Korban penipuan belanja online, Lisa (18) warga Kabupaten Bogor mengaku kecewa telah tertipu setelah mentransfer sejumlah uang melalui rekening BRI kepada penipu yang mengaku operator belanja online pakaian dalam wanita. "Bukan cuma kesal uangnya tertipu, tapi emak saya juga marahi saya gara-gara penipu itu," katanya kepada Berita Bogor, Rabu (18/04/2018) malam.

Kronologis, Lisa yang sedang mencari informasi barang kebutuhannya di grup Watsapp, tak sengaja mengupload gambar jenis barang yang dicarinya. "Di gambar itu ada tulisan nomor Hp/WA penjualnya. Saya langsung WA orang itu yang menawarkan harga sedikit murah. Setelah berbincang lebih lama, kami pun deal untuk transaksi, lalu saya di suruh segera transfer sejumlah uang supaya barang yang saya pesan bisa di kirim lebih cepat. Setelah ditunggu satu ternyata barang pesanan saya tidak kunjung datang. Lalu saya hubungi WA dia tapi ceklis satu dan tidak ada gambar profil, ternyata WA saya dia blokir," tuturnya.

Dirinya enggan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian terdekat. "Kalau lapor polisi ribet apa ga sih?, saya maunya uang saya dikembalikan dan saya maafkan orang itu," ujarnya polos.

Diwaktu yang hampir bersamaan, kejadian serupa dialami Bela (22) Warga Ciluer Sukaraja yang dirugikan sebesar jutaan rupiah akibat terbius belanja online yang dijanjikan barang murah dengan pembayarannya melalui transfer BCA. "Saya awalnya percaya, sebab orang itu bawa-bawa nama perusahaan belanja online terkenal. Ternyata itu semua modus penipuan, dan saya akan lapor ke polisi besok pagi," ucapnya menyesal.

Tak hanya itu, nasib naas juga di alami Syukron (44) warga Cibinong telah tertipu oleh orang mengaku dari leasing sepeda motor yang bermodus memiliki Subdealer di bilangan Jakarta Selatan. "Uang muka yang diminta sudah saya transfer Rp.3 juta ke BRI, tapi sepeda motornya sampai sekarang ga pernah dikirim. Nomor Hp dan Facebook saya juga diblokir orang itu," katanya dengan nada kesal. (als)


.

Peringatan Isra Mi'raj Di Al-Faqir Nambo Bogor


PORTALCISARUA| Bogor. Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yaitu Memperingati Isra'Miraj Nabi Besar Muhammad SAW di selenggarakan di halaman Al-Faqir, Miftahudin Al-Fazri, Jalan Raya Nambo, Rt. 01/01, Desa. Bantarjati,  Kecamatan Klapanunggal,  Kabupaten Bogor, Selasa (17/04/2018).

Kegiatan Isra Mi'raj guna menungkatkan Iman dan Taqwa serta mempererat tali silaturrahmi antar jama'ah di sekitar Desa Bantarjati. Sebelum acara dimulai, para jama'ah yang hadir di ajak untuk membacakan Ratib Al Athos yang di pimpin oleh Al Habib Ridwan Bin Yahya.  "Kegiatan ini di selenggarakan untuk mengagungkan, mensucikan, memperingati Maulid dan di Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW"," ungkap Ust. Miftahudin saat di wawancara Berita Bogor.

Menurutnya, antusiasme warga yang sangat ramai dengan acara Isra Mi'raj yang di adakan oleh Ustad Miftah ini. "Jama'ah yang hadir juga para santri dari Pondok Pesantren Tarbiatull Aulad Kampung Pasir Tangkil, dan para santri dari Masjid Almubarakah Kampung Nambo Bantarjati, serta para jama'ah ibu-ibu dan Bapak-bapak dari sekitar lingkungan desa Batarjati," jelasnya.


Panitia Kegiatan, Alwi menambahkan, semakin malam semakin banyak jama'ah yang hadir, sehingga panitia menutup setengah jalan untuk di pergunakan oleh para jama'ah. "Jama'ah semakin malam semakin ramai, jadi kami tutup setengah jalan untuk para jam'ah yang hadir" ujar alwi.

Dirinya menambahkan, selain dari tim Hadrah Majlis Ahbabul Salawat acara Isra Mi'raj ini di hadiri oleh Al Habib Muhammad Ridho Bin Ahmad Bin Yahya, dan ulama-ulama setempat. Habib Habib Muhammad Ridho Bin Ahmad Bin Yahya selaku pimpinan dari majlis Al-Fath.

Dalam tausyah, Al Habib Muhammad Ridho Bin Ahmad Bin Yahya menjelaskan bahwa Isra Mi'raj adalah sebuah gambaran Kesempurnaan yang Allah tunjukan kepada makhluk-makhluk-Nya, akan kemuliaan kekasihnya Baginda Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad bertemu dengan Allah SWT, yang tidak pernah terjadi kepada Nabi-Nabi dan makhluk-makhluk Allah yang lain.

"Nabi Muhammad SWA bertemu dengan Allah SWT untuk meminta di berikan keringanan Hambanya (Manusia) agar di kurangi jumlah waktu dalam salat yang jumlahnya 50 waktu dalam satu hari menjadi 5 waktu sehari, yaitu Subuh, Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya'," kutipan tausyah Habib Ridho.

Kegiatan ini juga diselingi dengan Tim Hadrah dari Majlis Ahbabul Salawat dari Kampung Nagrok Rt. 03/02 Desa Sukahati, Citeureup, di bawah pimpinan Al Ustad Dedi Iskandar. (rid)

Pengurus IWO Bogor Bicara Jurnalistik dan Anti HOAX di UIN Syarif Hidayatullah


PORTALCISARUA | Jakarta -- Para mahasiswa dapat menjadi ujung tombak dalam memerangi informasi bohong atau HOAX, yang beredar di dunia maya. Hal ini disuarakan oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya Didin, saat menjadi pembicara kuliah terbuka, di Fakultas Ushuluddin, Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, di Tangerang Selatan, Banten, Rabu, (11/4/2018).

Para pengurus IWO Bogor Raya juga mendapatkan apresiasi dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta setelah membagi pengalaman dan pengetahuan kewartawanan di depan puluhan mahasiswa dan mahasiswi kampus tersebut. Dosen mata Kuliah Jurnalistik UIN Jakarta, Widya Burlian Alkalabi mengungkapkan, “Jurnalis pekerjaan mulia, untuk IWO Bogor terutama mas Brodin (Didin-Red) Ketua IWO, Bogor sudah saya lihat _attitudenya_ makanya kami undang di kampus ini untuk memberikan pengalaman-pengalaman dan kisah jurnalis serta suka dukanya’, ungkapnya.

Ketua IWO Bogor Raya Didin,  meminta agar nanti ketika mahasiswa terjun langsung ke profesi kejurnalisan agaf tidak canggung. "Teori kadang berbeda dengan praktek, semoga pengetahuan yang sedikit kami bisa bermanfaat untuk adik-adik mahasiswa dan kedepan jika nanti menjadi seorang jurnalis / wartawan tetap berkarya menjadi jurnalis tangguh yang pasti tetap berpegang kepada kode etik jurnalistik”, ujarnya usai tanya jawab dengan para mahasiswa.

Setali tiga uang, Bendahara Umum PP IWO Dwi Christianto  yang juga menjadi narasumber untuk multimedia dan media elektronik juga mengungkapkan sejarah IWO di tanah air. "IWO berdiri untuk menyuarakan kebenaran dan anti HOAX. Para mahasiswa pun, harus mempertajam pengetahuan sehingga bisa menjadi agen perubahan, tidak terbawa arus HOAX dan malah mampu menjelaskan informasi yang benar." jelas Dwi.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. M. Suryadinata M.Ag memberikan apresiasi IWO Bogor Raya yang  memberikan pengetahuan praktek jurnalistik. Suryadinata yakin pengalaman para punggawa IWO Bogor Raya di lapangan, mampu menjadi bekal ketika mahasiswa lulus dan terjun sebagai jurnalis. “Terimakasih atas pengetahuan yang sudah diberikan," tuturnya selepas memberikan piagam penghargaan kepada IWO Bogor Raya. 

Selain IWO Bogor Raya, hadir pula Tya dari Hazna Sasmira, Manajer Head Store produsen Hijab dan Busana Muslim, komunitas Jurnalis Cakrawala serta Fotografer senior asal Flores Wilfridus Ero, yang langsung didatangkan dari NTT untuk berbagi inspirasi dan pengetahuan kepada para mahasiswa.

Universitas Islam Negeri Jakarta yang disingkat UIN merupakan perguruan tinggi Islam negeri terbesar di Indonesia, bahkan di asia tenggara, dengan lebih 25.000 mahasiswa dari berbagai negara dan daerah di Indonesia, serta memiliki 65 guru besar dari berbagai disiplin ilmu. (red)

Longsor Kembali Terjadi, Lalulintas Puncak di Blokir



PORTALCISARUA | Jalur Puncak. Rabu (28/3). Longsor kembali terjadi di Jalur Puncak tepatnya di jalan Ciloto Kab. Cianjur. Diperkirakan longsor terjadi pukul 20.30 WIB.

Dampak dari terjadinya longsor tersebut menyebabkan material longsor memenuhi sebagain badan jalan dan melumpuhkan arus lalu lintas menuju arah Cianjur-Bandung.

Taufik saksi terjadinya longsor tersebut mengatakan. Bahwa tempat longsor yang dilihatnya adalah bekas tanah longsor sebelumnya terjadi dan pada saat kejadian tadi suara longsor terdengar dengan jarak kurang dari 500 meter sebelum.yang bersangkutan sampai ke lokasi.

"Saya mendengar suara gemuruh itu kurang lebih 500 menuju lokasi, suaranya terdengar keras bergemuruh, saya tidak mengetahui persis bagaimana itu terjadi tapi ketika saya sampai saya baru mengetahui bahwa longsor tersebut berasal dari tebing yang bersentuhan dengan jalan yang akan kami lewati dan kemungkinan juga dari bekas longsor sebelumnya" ungkapnya

Belum di peroleh secara pasti bagaimana longsor itu terjadi  dan menurut informasi dan saksi tadi bahwa pada saat kejadian cuaca di Puncak relatif cerah bahkan tak terlihat mendung.

Berdasarkan informasi  yang dihimpun bahwa saat ini bekas material tersebut sedang dalam proses pembersihkan oleh petugas dengan di bantu warga sekitar. Bahkan hingga berita ini turunkan terlihat polantas masih bersiaga disekitaran longsor tersebut dan beberapa titik ruas jalan untuk mengatur arus lalu lintas.

Polres Cianjur dan Bogorpun berkoordinasi penuh untuk mengalihkan rute lalu lintas serta mengadakan pemblokiran di diantara tikk arah menunu Cianjur dan Ciawi. (cj/sal)

Wartawan Kocak itu Telah Pergi, Aktivis Bogor Selatan Merasa Kehilangan.




PORTALCISARUA | Minggu 25 Maret 2018 tepat jam 17.00 tutup usianya wartawan  kocak Sumburi Ibrahim atau Sumburi atau Kang Sumbu orang mengenalnya begitu. Berbagai ucapan duka ramai menghiasi group WAG Masyarakat Bogor Selatan, Silaturahim Bogor Raya, Forkomdes, GR2B.

Dari pengamatan portalcisarua pada hari yang sama setelah didapatnya informasi meninggalnya almarhum isi beranda halaman facebooknya-pun di banjiri ucapan duka dari aktifis dan rekan seprofesinya, namun pada pada Senin (26/3) acount tersebut sudah tidak aktif.

Sumburi di kenal sebagai sosok yang supel, periang, humoris dan sosok yang dikenal pula sangat ramah kepada siapapun. Sumburi kini telah pergi untuk selamanya mengahadap Sang Khalik, namun karyanya  pada bidang jurnalistik tidak akan pernah hilang, Sumburi adalah Pimred dari bidiknusantara.com bagian dari media lokal terpercaya di Bogor yang sudah cukup lama berdiri, tentu kepergiannya menjadi suatu kenyataan yang harus di terima dan di ikhlaskan oleh crew media tersebut.

Dikalangan aktivis Bogor Selatan khususnya jalur puncak, almarhum telah banyak berkontribusi mengangkat isu-isu di wilayah puncak, mulai dari isu kemacetan, kesejahteraan serta isu sosial lainya.

"Saya merasa kehilangan sosok yang merupakan bagian dari pejuang karena ikut sertanya beliau meliput berbagai permasalahan yang ada disini, aktifis Selatan khususnya jalur puncak pada semasa beliau ada cukup terbantu dimana jika tidak sedang ada kegiatan liputan di Bogor Kota, beliau sempatkan hadir bersama membantu memberitakan apa yang menjadi permasalahan" ungkap Muksin Ketua Presiden Santri Bogor

"Sedih telah kehilangan rekan dan sosok bersahaja, dimana semasa hidup almarhum banyak memberikan liputan di puncak dan secara peribadi saya pun menilai dia sosok pendengar yang baik ketika di ajak sharing. Kang Sumbu termasuk sosok yang tak pernah pelit memberikan ilmu. Semoga Allah berikan tempat yang baik untuk untuknya" ungkap Salim atau yang biasa di sapa Kang Chakiel yang juga merupakan Pendiri Cisarua.

Rencananya jenazah akan dikebumikan di kampung halamannya di Nusa Tenggara Barat, namun demikian keberangkatannya terkendala biaya, berbagai cara pun di lakukan melalui penggalangan donasi seperti yang di lakukan oleh IWO (Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Bogor karena secara bersamaan almarhum adalah Wakil Ketua pada organisasi ini, serangkaian pesan penggalangan donasi telah di share di beberapa group WAG. Terkait hal itu untuk donasi bisa menghubungi
1. Sdr. Ibra 87 Onlinenews
0812-8053-3349
0856-1116-770
2. Ali Taufan Vinaya
0822-2666-8607
atau bisa langsung merantransfer melalui
No. Rek. an. ADITIA. 7620759141

Selamat jalan Sumburi Ibrahim semoga tenang disana. (sal)

Hampir 100 Persen Ade Yasin dengan Iwan Gerindra, Benarkah ?


POLITIKABOGOR.COM |  Cibinong. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode tahun 2018 – 2023 sudah diambang mata. Namun, lima bulan jelang pendaftaran calon pada 8-10 Januari 2018, belum ada satu pun partai politik yang sudah mantap menetapkan pasangannya.

“Petanya masih dinamis. Komunikasi politik di level elite parpol masih terus dibangun,” kata Rahmatullah, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP) kepada polbo di Cibinong, Selasa, 12 September 2017.

Saat ini, Rahmatullah menceritakan, baru Partai Gerindra dengan PKS yang sudah sepakat koalisi. “Tapi mereka pun belum memutuskan figur paslon (pasangan calon).”

Bagaimana dengan poros Ade Yasin (AY) yang membawa nama besar gerbong Kerahmatan ? Menurut Direktur LPKP, partai-partai yang dulu di Pilkada 2013 solid mendukung Rachmat Yasin – Nurhayanti, mulai membangun poros baru. Sebut saja Partai Golkar, Partai Amanat Nasional dan Partai Nasdem.

“Golkar sudah jelas mengusung calon sendiri, Kang Jaro Ade (Ade Ruhendi, Ketua DPRD dan Ketua DPD Golkar). PAN enggak akan lepas dari Golkar,” Rahmatullah mengatakan. “Nasdem baru saja sepakat membangun koalisi dengan PDI Perjuangan.”

Adapun Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru terlihat makin mesra dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), partai penyokong utama Ade Yasin, yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dan Ketua DPW PPP Jabar.

Menurut Rahmatullah, poros AY kemungkinan besar masih diperkuat Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Belakangan beredar kabar baha penentuan pasangan calon sudah makin mengerucut dan mendekati 100 persen. Ade Yasin sebagai calon bupati dan Iwan Setiawan (Gerindra) jadi wakil bupati.

“Sangat realistis Ade Yasin dengan Iwan Setiawan. Partai Gerinda lagi naik daun. Itu dibuktikan oleh hasil survey sejumlah lembaga,” Rahmat mengatakan.
“Untuk F1 (bupati) sudah titik AY. Sedangkan F2 masih bisa selain Iwan. Tergantung kesepakatan koalisi.”

Dalam pertemuan enam partai koalisi yang digagas DPC PPP baru-baru ini, ada sejumlah nama kandidat wakil bupati yang ditawarkan kepada AY. Seperti Hanura mengajukan Fitri Putra Nungraha (Nungki), anak mantan Bupati Bogor yang pernah menjadi Calon Bupati “Nusae” pada Pilkada 2008. Kemudian PKS mengajukan dua nama, Wasto dan Ida Farida.

“Tapi secara hitungan Iwan Gerindra yang paling berpeluang,” ungkap Direktur Eksekutif LPKP. (ARIE. U.S)


Iwan Gerindra Wakilnya, Ade Yasin : Kenapa Tidak ?


POLITIKABOGOR.COM | Bogor. Calon Bupati dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kab. Bogor Ade Yasin siap bersanding dengan Ketua DPC Gerindra Kab. Bogor, Iwan Setiawan dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) 2018. Terlebih lagi kedua partai, PPP dan Gerindra tengah menjalin koalisi poros tengah bersama PAN dan Demokrat.

“Secara kapasitas (Iwan Setiawan) sudah memenuhi syarat. Apalagi kalau memang itu keinginan semua pihak, kenapa tidak?,” ungkap Ade Yasin kepada Polbo, Jum’at 15 September 2015.

Sebelumnya, Iwan Setiawan menyatakan kesiapannya maju mendampingi Ade Yasin. Tentu ini seakan sinyalemen bakal terbentuknya pasangan FI dan F2 di Bumi Tegar Beriman.

Dilanjutkan AY, proses untuk bisa bersanding dengan Iwan terus berlangsung.uga Ketua DPW PPP Jabar, terkait duet dengan Iwan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor, terus berproses.

“Malam ini kita juga ketemuan empat partai yaitu Gerindra, PPP, PAN dan Demorat yang tergabung di poros tengah. Pertemuanya di Sentul Bogor,” tukasnya.


Masih Beroperasi, Rindu Alam Puncak Jadi Dibongkar Petugas?


DETIK.COM | Jakarta. Putusan PN Bandung Jawa Barat, bangunan restoran Rindu Alam beralih menjadi aset Pemprov Jawa Barat dan harus dikosongkan mulai 30 November 2017. Namun hingga kini, restoran ini masih beroperasi seperti biasa.

detikcom berkunjung ke restoran Rindu Alam di Jalan Raya Puncak Km 89, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/12/2017). Restoran yang berdiri sejak 1979 ini masih beroperasi dan masih banyak dikunjungi tamu. 

Kepala pelayan restoran Rindu Alam, Juanda, mengatakan tidak ada perintah berhenti beroperasi dari atasannya. Karena itu, dia dan pegawai lainnya tetap bekerja seperti biasa. 

"Hari ini kita tetap operasi, kita tetap layani pengunjung. Itu buktinya pengunjung tetap ramai, masih banyak yang datang," kata Juanda saat berbincang dengan detikcom di lokasi. 

"Ya, intinya kita tetap buka seperti biasa saja. Proses gugatan kan masih berjalan. Senin ini rencananya kita mau sidang lagi di PN Bandung. Itu gugatan ke owner dan Pemprov Jabar. Intinya, kita mau ke kesepakatan awal, operasi sampai 2020 itu," sambungnya.

Para pegawai di restoran ini masih bekerja sesuai tugas masing-masing. Para pelayan menyapa santun setiap tamu yang datang dan menanyakan menu yang akan dipesan. Dengan teliti, mereka mencatat setiap pesanan untuk diberikan ke pegawai ruang dapur. Sementara di ruang dapur, juru masak andal restoran Rindu Alam sibuk meracik bumbu dan memasak beragam makanan yang dipesan pengunjung.

Para pegawai RM Rindu Alam mengaku tidak terlalu terpengaruh oleh adanya kabar restoran Rindu Alam akan dibongkar karena sudah menjadi aset Pemprov Jabar. 

"Kita sih tetap kerja, tetap layani pelanggan. Itu kan urusan pimpinan, kita kan harus tetap utamakan tamu yang datang," kata H Salim, salah satu koki yang bekerja sejak awal restoran Rindu Alam berdiri.

Restoran Rindu Alam Dibongkar Satpol PP Akhir Tahun Ini?

Terkait hal ini, Satpol PP Kabupaten Bogor menyebut tahapan pelaksanaan hasil putusan PN Bandung masih tetap berjalan. Dalam waktu dekat, surat peringatan tahap pertama akan dilayangkan ke pihak restoran Rindu Alam. 

"Saat ini tahapan yang sudah dilakukan oleh Dinas Tata Bangunan sudah pada teguran kedua, kemudian nanti teguran ketiga dilakukan dan setelah itu mungkin minggu depan akan dilimpahkan ke Satpol PP, baru setelah itu kita akan lakukan SP (surat peringatan) I lalu SP II, SP III, segel, dan bongkar," kata Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah pada Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Rindhoullah, Jumat (1/12).

Agus menjelaskan, surat peringatan tahap I akan dilayangkan pekan depan. Kemudian, SP II akan diberikan 7 hari kemudian. "SP II itu jangkanya tiga hari, kemudian SP III selama satu hari, setelah itu kita segel, lalu bongkar," jelas Agus.

"Lalu apakah akan dibongkar tahun ini? Kita lihat saja, kalau tahapannya berjalan, sepertinya tahun ini (dibongkar). Kita terus berkoordinasi dengan Jawa Barat tentang langkah-langkah apa saja yang akan kita lakukan," Agus menegaskan.

Menurut Agus, hingga saat ini proses tahapan tersebut masih terus berjalan dan akan tetap dilakukan selama belum ada putusan hukum yang baru. 

"Proses tahapan akan tetap berjalan, kecuali ada ketetapan hukum yang baru, misalnya bangunan di-status-quo-kan oleh pengadilan," ujarnya. (hri/tor)


Pohon Tumbang di Jalur Puncak Timpa Mobil


POSKOTANEWS.COM | Hujan dengan itensitas sedang sejak malam hingga Kamis siang, mengakibatkan pohon tumbang di kawasan Puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama bersama anggota melakukan evakuasi  pohon yang tumbang di jalur Puncak Bogor Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

“Proses evakuasi dilaksanakan, ketika Satlantas Polres Bogor mengetahui ada jalur yang terhambat macet, dikarenakan pohon tumbang pada hari Kamis tanggal 30 November 2017 sekira pukul 13.00 WIB, tepatnya di depan RM Cibogy Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor,” kata AKP Hasby.

Pohon tumbang menurut AKP Hasby,  diakibatkan hujan yang melanda wilayah wisata ini. Selain curah hujan yang lama, angin kencang yang melanda wilayah ini, menyebabkan beberapa pohon tumbang yang melintang di jalan raya.

Adapun pohon tumbang yang terjadi di Jalan Raya Puncak Kecamatan Megamendung, Bogor, merupakan pohon yang berukuran cukup besar.

“Pohon tumbang akibat angin kencang. Pohon yang roboh menimpa sebuah kendaraan Toyota Avanza Nopol B-1439-FKH yang sedang melintas. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut,”ujar AKP Hasby.

Dampak dari tumbangnya pohon di  lokasi, mengakibatkan arus lalu lintas sempat lumpuh dan warga tidak bisa melintas. Upaya petugas, jalur kini sudah dilalui dua arah dan lalulintas kembali normal.

Antisipasi macet panjang saat kejadian,  Satlantas Polres Bogor, melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas. Petugas juga memanggil alat berat Beco untuk evakuasi pohon yang melintangndi bahu jalan.

“Koordinasi dengan Tagana dan BPBD Kabupaten Bogor, saat evakuasi pohon tumbang. Penutupan arus saat evakuasi
dan berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga Jagorawi terkait pemasangan Running Text tentang pengalihan arus di KM 39 tol Jagorawi arah Gadog,”ungkap AKP Hasby.

Kasat Lantas menghimbauan kepada para pengendara yang melintas di jalur puncak, untuk tetap memperhatikan keselamatan, karena cuaca yang tidak menentu dengan curah hujan tinggi.  Ia juga menghimbau, agar tidak memarkir kendaraan atau berteduh di bawah pohon.  (yopi)


Paket Ade Yasin Iwan Sedang Diproses


METROPOLITAN.ID |  Bogor. Kabar Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan bakal mendampingi bakal calon (balon) bupati Bogor 2018 dari PPP, Ade Yasin, ternyata sudah sampai ke telinga Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Ia mengungkapkan, wacana tersebut sedang dalam proses pembahasan. “Lagi proses. Tenang saja, Insya Allah,” kata Fadli Zon saat ditanya Metropolitan terkait paket pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan usai membuka Sarasehan dan Festival Pencak Silat Seni Tradisi di Botani Square, Kota Bogor, kemarin.

LELAKI yang juga Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, yang pasti Gerindra akan mengusung kader sendiri untuk maju di pemilihan bupati (pilbup) Bogor 2018. Kader tersebut tak lain adalah Iwan Setiawan. “Kami sudah pasti akan mema­jukan Iwan Setiawan. Tidak ada calon lain, cuma Pak Iwan. Nanti koalisinya dibicara­kan,” terangnya.

Sebelumnya, kedekatan Ade Yasin-Iwan Setiawan yang sama-sama duduk di kursi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini memang sudah terjalin sejak lama. Iwan tidak menepis kemungkinan jika Gerindra akan bergabung dengan PPP dan mengu­sungnya sebagai pendamping Ade Yasin. “Itu memungkinkan, kami sih berharap terbentuk koalisi besar,” kata Iwan.


Penataan PKL Puncak Tahap 2 Rampung Pertengahan 2018


REPUBLIKA.CO.ID |  Bogor.Tempat relokasi Pedagang Kali Lima (PKL) kawasan Puncak di lahan perkebunan Gunung Mas, Bogor, diperkirakan akan melalui proses pelelangan pada awal tahun depan. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Bogor tengah melakukan pematangan lahan dan pemadatan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bogor, Dace Supriyadi, menjelaskan, dua tahapan itu akan segera dilakukan usai penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak pengelola Gunung Mas pada Rabu (29/11). "Sampai pada Januari 2018, baru akan dilelang," ucapnya ketika dihubungi Republika.co.id.

Dace menambahkan, total luasan lahan yang akan digunakan para PKL mencapai lima hektare. Tetapi, pihaknya fokus untuk menata satu hektare terlebih dahulu guna mengimbangi progres penertiban PKL tahap dua yang dilakukan Satpol Pamong Praja (Satpol PP) di antara Taman Safari Indonesia hingga perbatasan Cianjur.

Gunung Mas merupakan tempat relokasi kedua untuk PKL kawasan Puncak yang ditertibkan. Sebelumnya, pada Rabu (22/11), area pertama di Taman Wisata Matahari telah diresmikan oleh Bupati Bogor Nurhayanti. Di sana, 110 pedagang atau lapak sudah mulai berjualan.

Pada lahan satu hektar di Gunung Mas, Dace menjelaskan, tidak semuanya digunakan untuk PKL berdagang. Hanya sekitar 20 persen, sisanya untuk lahan parkir kendaraan, ruang terbuka hijau dan tempat beribadah. Area berjualan akan diisi sekitar 306 unit atau lapak, tuturnya.

Proyek pembangunan tempat relokasi di Gunung Mas, Dace memperkirakan, memakan biaya hingga lebih dari Rp 10 Miliar. Selain penataan lapak PKL, dana tersebut diperuntukkan pembangunan masjid yang masih berada di satu kawasan dengan pusat penjualan.

Setelah penataan PKL di lahan satu hektar, Dace menjelaskan, proyek akan dilanjutkan pada 2019. Rencana, pada dua tahun mendatang, area relokasi Gunung Mas seluas lima hektar sudah dilengkapi dengan fasilitas lain termasuk ruang terbuka hijau.

Azet Basuni dari Forum Puncak Ngahiji menyambut dengan baik atas progres penataan PKL di Gunung Mas. "Harapan kami tidak muluk. Terpenting, pedagang yang tadinya berada di pinggir jalan dapat terorganisir dan tertata dengan rapi. Sehingga, ketika berjualan, tidak takut diserempet atau diklaksonin lagi," ujarnya.

Dalam penataan ini, Azet menyampaikan, pengelola dan pemerintah kabupaten sebaiknya fokus memperhatikan kenyamanan pedagang. Tidak perlu tempat luas dan mewah, namun bisa menunjang aktivitas berjualan para pedagang.

Tidak kalah penting, tambah Azet, area relokasi haruslah memilki daya tarik pengunjung. "Di Gunung Mas saya lihat potensinya bagus karena jadi salah satu destinasi andalan Bogor. Nggak jauh beda lah dengan yang di Taman Wisata Matahari," ucapnya.


Relokasi PKL Puncak Tahap 2 Dilakukan Pertengahan 2018


PIKIRAN-RAKYAT.COM | Cibinong. Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak pengelola lahan untuk tempat relokasi Pedagang Kaki Lima kawasan Puncak. Pembangunan tempat penampungan sementara di lahan perkebunan Gunung Mas itu diperkirakan selesai pertengahan 2018 mendatang.

Menurut Kepala Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Dace Supriyadi, penataan lahan seluas satu hektar di sana mulai dilelangkan pada Januari 2018. "Dari lima hektar itu baru satu hektar yang kita garap. Sekarang kita lakukan pematangan lahan dan pemadatan," katanya seusai penandatanganan di kantor PT Perkebunan Nusantara VIII Kecamatan Cisarua.

Di lahan seluas satu hektar tersebut, Dace mengakui hanya 20 persen di antaranya saja yang dibangunkan lapak. Ia memperkirakan jumlah lapak yang akan disediakan sebanyak 306 unit. Sedangkan sisanya digunakan untuk lahan parkit kendaraan dan lokasi tempat ibadah.

Dace menegaskan tempat penampungan sementara itu untuk PKL yang direlokasi pada tahap kedua. Relokasi tersebut ia pastikan setelah bangunan lapak di tempat penampungan sementara selesai. "Paling cepat pertengahan 2018. Karena ada proses lelang sesuai prosedur penggunaan anggaran daerah," katanya.

Proyek pembangunan tempat relokasi sementara di sana diperkirakan memakan biaya hingga lebih dari Rp10 miliar. Namun, angka pasti yang dialokasikan pemerintah daerah setempat menurut Dace belum final sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018 ditetapkan oleh pihak legislatif.

"Itu dana untuk penataan lapak PKL dan pembangunan mesjid," katanya menegaskan. Selain itu, lahan yang tersisa juga akan dijadikan taman atau ruang terbuka lainnya. Dace menyebut lahan seluas empat hektar di luar tempat relokasi sementara rencananya baru ditindaklanjuti pada 2019.

Sementara itu, menurut Azet Basuni dari Forum Puncak Ngahiji berharap penataan tempat relokasi di kawasan Gunung Mas lebih baik dari tempat relokasi PKL tahap pertama di lahan parkir Taman Wisata Matahari.

"Paling penting, pedagang yang tadinya berada di pinggir jalan bisa terorganisir dan tertata secata rapi. Sehingga saat berjualan, tidak takut akan diserempet mobil, diklaksonin, kena debu dan sebagainya," katanya.

Selain tempatnya nyaman, Azet meminta pemerintah daerahnya memikirkan dan membantu promosi tempat relokasi para pedagang tersebut. Ia mengaku optimistis lokasi yang dipilih yakni di kawasan perkebunan teh bisa menarik minat wisatawan dan pengguna jalan untuk berkunjung. Selama ini, lokasi tersebut memang banyak dijadikan tujuan wisata.


Bupati Bogor Resmikan Rest Area Semesta di Cilember, untuk Tampung PKL Puncak yang Digusur


WARTAKOTA-TRIBUNNEWS.COM | Bogor. Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang bernama Rest Area Semesta di Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, akhirnya diresmikan Bupati Bogor, Nurhayanti.

Menurut Nurhayanti, rest area tersebut menampung 110 lapak PKL yang terkena dampak pelabaran Jalur Puncak benerapa waktu lalu.

Dimana pembangunan rest area tersebut melibatkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Taman Wisata Matahari (TWM) dan Forum Puncak Ngahiji.

"Saya capek ini jadi tidak capek, karena lihat semangat Puncak Ngahiji, PHRI dan TWM, bupati juga harus semangat, saya apresiasi karena merespon saya, ini wujudnya, menggeser bukan menggusur," ujar Nurhayanti dalam pidatonya, Rabu (22/11/2017).

Pantauan TribunnewsBogor.com, dari semua lapak, pada saat peresmian tersebut semua lapak sudah di-booking oleh pedagang namun belum diisi semuanya.

Menurut Nurhayanti, pihak setiap lapak tersebut dikenakan sewa Rp 750 ribu per bulannya bagi para pedagang.

Lanjutnya, pihaknya juga memberi bantuan biaya sewa selama tiga bulan awal.
"Pihak pemerintah juga memberi bantuan yang Rp 750 ribu itu untuk tiga bulan," ujarnya. (Naufal Fauzy)


Pssstt.. Ade Yasin Pilih Iwan


RADARBOGOR.ID |  Bogor. Diam-diam, Partai Persatuan Pem­bangunan (PPP) telah mematangkan calon pen­damping Ade Yasin di Pilbup Bogor 2018. Kabar yang diterima redaksi Radar Bogor, bakal calon bupati dari partai berlambang Kakbah itu akan berpasangan dengan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan, untuk bertarung melawan rival terkuatnya, Ade Ruhandi alias Jaro Ade.

Sumber Radar Bogor di internal PPP mengatakan, peluang Ade Yasin untuk berpasangan dengan Iwan Setiawan cukup tinggi. Sumber tersebut bahkan berani memastikan tanggal deklarasi pasangan Ade-Iwan, yakni 24 November mendatang. PPP bersama dengan PKB disebut telah sepakat menggalang koalisi besar dengan Gerindra di Bumi Tegar Beriman. ”Kecendrungan kita dengan Gerindra (wakil bupati, red),’’ ujar sumber Radar Bogor yang enggan disebutkan namanya.

Dikonfirmasi soal ini, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor M Romli belum mau memberi keterangan gamblang. Tetapi informasi terkini, kata dia, PPP tengah berikhtiar untuk menentukan partai koalisi yang akan mendukung pemenangan Ade Yasin.

”Desember ini sudah ada koalisi partai, pasti terbuka (untuk koalisi, red), jadi belum ada pasangan. Makanya, kita ke semua parpol sedang reli,’’ ujar M Romli yang tertawa kecil saat ditanya soal Ade-Iwan.

Menurut Romli, bukan hanya Gerindra, PPP juga membangun komunikasi politik dengan semua partai sampai awal Desember nanti. ”Jadi, kita belum tahu dengan siapa berkoalisi,’’ ujarnya. Dalam komunikasi itu, partai-partai akan diajak rembug membahas calon pendamping Ade Yasin.

”Syaratnya harus masuk koalisi dulu. Insyaallah awal Desember sudah ada, baru bicara masalah pendampingnya. Syarat siapa calon pendamping AY nanti ditentukan koalisi partai tersebut. Kita ajak bicara (koalisi) karena kita ingin menang,’’ tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Hanura Kabupaten Bogor, Iswahyudi, mengaku tengah intens berkomunikasi dengan PPP. Ia berharap, Ade Yasin sudi berpasangan dengan Sekretaris DPW Hanura Jawa Barat, Fitri Putra Nugraha (Nungki). ”Kita hanya mengusulkan, tergantung yang punya hajat,” ucapnya. Apalagi, koalisi PPP-Hanura sudah mencukupi untuk mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati Bogor.

“Sudah satu tiket 10 kursi. Tetapi pada saat pertemuan pertama Hanura, Gerindra, Nasdem, dan PKB juga menyodorkan masing-masing balon wakil bupati,’’ ujarnya. Beberapa nama yang disebut-sebut berpotensi dipasangkan dengan Ade Yasin, di antaranya, Iwan Setiawan, Nungki dan Muhammad Baghowi dari Demokrat.

Sementara, Ade Yasin sendiri sulit dihubungi karena sedang berada di Tanah Suci untuk melaksanakan umrah. Sedangkan Iwan Setiawan terkesan menghindari pewarta, dan tidak mengindahkan panggilan maupun pesan singkat yang kami layangkan. (ded/c)


Jalan Cikepong Ambrol


PORTALCISARUA | Cibinong.  Pengendara yang melintas Jalan Cikempong Totogan Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, terpaksa harus berhati-hati saat melintas.

Pasalnya kondisi jalan yang berada disisi tebing Kali Totogan ambrol sedalam -+2 meter. Melihat itu, warga bahu membahu memberikan papan penutup supaya tidak membahayakan pengguna jalan terutama pada malam hari.

"kejadiannya mungkin dinihari, sebab saat saya lewat pagi harinya sudah ambrol jalan itu. mungkin terkikis selama musim hujan ini," kata Hendra, warga Rt 07 Rw 09 Kelurahan Pakansari, Sabtu (14/10/2017)

Dia menuturkan jalan tersebut membentang sepanjang -+100 meter tepatnya diatas tebing Kali Totogan yang memiliki kedalaman -+10 meter. "Kalau tidak segera diperbaiki bisa mengakibatkan jatuhnya korban jiwa," tuturnya.


Pantauan dilokasi, jalan Cikempong Totogan merupakan jalan penghubung dari Bogor Asri menuju Jalan Raya Stadion Pakansari dan Jalan Raya Tegar Beriman yang selalu ramai kendaraan berlalu lintas. (als)

Asep Ruhiyat Naik Pangkat Luar Biasa, Ini Komentar Tokoh


POLITIKABOGOR.COM | Cibinong. Bekal berharga menjadi bakal calon bupati Bogor dari birokrat diterima Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Asep Ruhiyat dengan kenaikan pangkat luar biasa dari pemerintah pusat. Kenaikan pangkat dari golongan IV A ke IV B diterima Asep di Pemprov Jabar, Bandung, Senin 9 Oktober 2017.

“Kenaikan pangkat ini jadi bekal berharga atas pengalaman dan prestasi Pak Asep untuk pencalonan Pak Asep sebagai calon bupati,” kata mantan Dubes Malaysia Marsekal (Purn) Herman Prayitno saat dihubungi wartawan dari Cibinong, Selasa 10 Oktober 2017.

Menurut mantan Kasau ini, Asep Ruhiyat saat itu datang menghadap dirinya di Kuala Lumpur dan melaporkan bahwa ada kontingen Indonesia untuk Sea Games Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sebagai dubes yang tugasnya mengakrabkan Indonesia dan Malaysia secara people to people dan lembaga ke lembaga, maka saya manfaatkan untuk support secara protokoler saya sambut dan beri motivasi supaya jadi juara. Dan alhamdulilah jadi juara 2. Itu kenangan manis saya dengan Pak Asep,” kata Herman.

Herman menambahkan, setiap ASN memiliki peluang yang sama untuk berprestasi namun kadangkala tidak setiap ASN mampu memanfaatkan itu. “Namun Asep Ruhiyat mampu memanfaatkan itu karena memang sudah menyiapkan diri. Jadi juara atau pemenang itu tidak seketika karena itu harus berangkat dari kebiasaan,” tandas Herman yang sudah kenal lama Asep Ruhiyat.
Bupati Bogor Nurhayanti juga mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat luar biasa kepada Aaep Ruhiyat.

“Selamat atas kenaikan pangkat luar biasa kepada Asep Ruhiyat karena prestasinya dalam Sea Games ASN di Kuala Lumpur. Sangat membanggakan,” ujar Nurhayanti kepada wartawan melalui pesan singkatnya.

Asep menerima kenaikan pangkat itu di Pemprov Jawa Barat, Senin 9 Oktober 2017. Sebelum menerima kenaikan pangkat itu, Asep diminta presentasi antara golf dan kinerja sebagai ASN Kabupaten Bogor. Dalam presentasi itu, Asep memaparkan bahwa olahraga golf dapat membantu kinerja antar lembaga pemerintah dari pusat, provinsi, kabupaten dan kota.

Sekda Kabupaten Bogor, Adang Suptandar mengatakan, penghargaan dari pusat kepada Asep wajar diberikan karena telah berprestasi di Kuala Lumpur dan penghargaan itu jarang diberikan.

“Belum pernah ada ASN Kabupaten Bogor menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa seperti yang diterima Pak Asep. Sepanjang saya bertugas di Pemkab Bogor belum pernah ada, ya baru Pak Asep saja yang menerima ini,” kata Adang saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa 10 Oktober 2017.

Adang menegaskan bahwa menjadi kebanggaan bagi dirinya sebagai Sekda ada anak buahnya yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa dan ditandatangani Gubernur Jawa Barat.

“Jelas suatu kebanggaan bagi Pemkab Bogor dan ini akan disosialisasikan ke ASN Pemkab Bogor melalui event yang diselenggarakan BKPP untuk menjadi motivasi bagi pegawai agar tidak berharap dari kenaikan pangkat reguler per 4 tahun tapi bisa dari prestasi dan kelebihan lain,” tandas Adang.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Jaro Ade memberi komentar positif. “Saya apresiasi dan apa yang diraih Asep adalah hasil kerja keras dan mudah-mudahan bagi ASN lainnya,” ujarnya melalui sambungan telpon, kemarin.

Mantan Wakil Bupati Bogor di era Bupati Ediyoso Martadipura, Lesmana juga memberi apresiasi positif kepada Asep Ruhiyat atas penghargaan tersebut.

“Belum ada dan belum pernah ada kenaikan pangkat luar biasa di Pemkab Bogor tapi ini ada Asep Ruhiyat yang meraih itu. Kalau soal trofi bisa dikoleksi banyak tapi susah dan tak mudah dicapai untuk meraih penghargaan seperti Pak Asep,” kata Lesmana saat dihubungi melalui telepon.

Mantan Walikota Cirebon menambahkan, kinerja Asep itu nothing to lose dan tekun. “Saya selalu menanamkan ke Pak Asep untuk memberikan kinerja terbaik dan mampu melakukan apapun,” tandas Sekda Kabupaten Indramayu dan dikenal sebagai birokrat bersih dan berwibawa yang kini menjadi pendakwah di Bogor.

Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Bogor Zaenal Safrudin menambahkan, Asep Ruhiyat figur yang segalanya bisa dia lakukan. “Asep McGyver Ruhiyat segalanya bisa dengan jaringan dan komunikasinya. Saya bangga ada warga Bogor yang mendapat penghargaan kenaikan pangkat luar biasa seperti Pak Asep,” tandas Zainal.


Warga Padati Halaman Kantor Kecamatan Untuk Nobar Film G30S/PKI


GARUDANEWS.COM | Bogor. Seruan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmanto untuk nonton Bareng (Nobar), Film G30S/PKI yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia terus menggema di penjuru Nusantara.

Hal itu pun terlihat di halaman kantor kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa barat. Ratusan warga memadati Lapangan Kantor kecamatan, tempat berlangsungnya nonton bareng (nobar) film G30S/PKI yang digelar kemarin malam, menyaksikan film yang sempat menjadi kontroversi tersebut, sebab sudah lama tidak diputar.

“Alhamdullilah kita bisa nobar film ini bersama masyarakat sekitar, tentunya nobar ini di prakarsai oleh Danramil Cisarua 2124 bekerjasama dengan Kecamatan Cisarua dan Formasi,” ungkap Camat Cisarua Bayu Rahmawanto

Bayu menuturkan sangat penting film ini diputar kembali sebagai langkah dan upaya mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda, untuk tahu tentang bagaimana proses demi proses perjalanan bangsa ini, dan film yang diputar juga berkaitan dengan isu kekinian, film yang memiliki sisi sejarah penting dan kelam untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya kewaspadaan bangsa ini untuk terus dibangun.

“Agar rasa kecintaan dan nasionalisme pada negara ini terpelihara dan senantiasa dijaga, terlebih negara kita adalah negara yang beridiologi Pancasila, dan disinilah peran serta kami (Danramil dan Kecamatan) sebagai bagian penting dalam pemerintahan untuk memberi tahu dan mengajak masyakat agar tahu nilai-nilai sejarah tersebut,” ungkap Bayu.

Sementara warga setempat Salim mengungkapkan sebagai masyarakat khususnya dirinya yang bagian dari pemuda warga Kecamatan Cisarua, kiranya kita patut menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. “Dalam hal ini kepada Danramil Cisarua Bapak Mayor Infantri Yohanes Heru Wibowo, Camat Cisarua Bapak Bayu Rahmawanto beserta jajaran staf serta Formasi Cisarua, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.

Pria yang juga penggiat Blogger di kawasan Puncak tersebut menambahkan, tentunya, lanjut dia hal ini merupan langkah positif dan edukatif untuk mengingatkan masyarkat dan pemuda tentang pentingnya sejarah, untuk sejenak flashback pada kejadian masa lalu Indonesia di tahun 1965 melalui film dokumenter tersebut.

“Semoga kegiatan nobar ini bisa terlaksana kembali disetiap tahun berikutnya. Harapannya tentu untuk mengasah ingatan kita dan generasi selanjutnya akan peristiwa kelam yang pernah terjadi pada bangsa Indonesia ini,” berharap dia.

Selain itu untuk tahun berikutnya sangat beharap sekali agar kegiatan nobar film dokumenter tersebut di ikuti juga oleh Pemdes-pemdes yang ada di Cisarua untuk mengadakan kegiatan yang sama di tiap akhir bulan September.

“Jasmerah! lho itu kan kata Founding Fathers kita dulu,” pungkas pria yang akrab di sapa cakil tersebut. (apih)