JADWAL LALU LINTAS SABTU-MINGGU SATU ARAH (ONE WAY) JAKARTA-PUNCAK JAM 09.00-10.30 WIB (PENUTUPAN KEJAKARTA) PUNCAK-JAKARTA JAM 10.30-11.30 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK) PUNCAK-JAKARTA JAM 15.00-17.00 WIB (PENUTUPAN KEPUNCAK)

PASTE SCRIPT/KODE IKLAN DISINI

Usmar Instruksikan Semua Sekolah Gunakan Papan Nama Aksara Sunda Kagnga

BOGORNEWS.COM | Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, meminta kepada seluruh sekolah di Kota Bogor mulai dari SD hingga SLA, agar papan namanya menggunakan Aksara Sunda Ngalagena (Kaganga) di bawah nama sekolah yang digunakan selama ini.

Permintaan Usmar disampaikan saat meresmikan pencanangan penggunaan Aksara Sunda Ngalagena di komplek SD Negeri Margajaya, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor Rabu (26/8/2015). 

Menurutnya, meskipun cara penulisannya terbilang tidakmudah, namun dengan  adanya papan nama sekolah yang menggunakan Aksara Sunda tersebut, akan merangsang  anak didik untuk mempelajarinya, juga sebagai bukti bahwa urang Sunda mempunyai tulisan sendiri.

“Ini sebagai bukti kekayaan budaya Ki Sunda dan harus kita lestarikan bersama, dan saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan di SDN Margajaya 1 ini,”ujarnya. Dia juga memuji langkah yang dilakukan Kepala SDN Margajaya 1, Mohamad Hamzen yang memprakarsai penggunaan Aksara Sunda di sekolahnya.

Usmar menilai, langkah Hamzen menerapkannya di sekolah dinila tepat,  karena di tempat itulah awal  karakter manusia yang bertakwa dan mandiri dimulai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman, meminta agar program Ngabogor yang terdiri dari Ngabogor Bodas, Hejo dan Bulao benar-benar  diterapkan di sekolah-sekolah, tidak hanya dijadikan slogan saja, karena dalam program tersebut terkandung tiga makna Ngabogor Bodas, hubungan dengan Tuhan (Hablum Minalloh), Ngabogor Hejo, dengan alam sedang dengan manusia diwujudkan dengan Ngabogor Bulao.

“Nanti saya akan tes ke setiap sekolah apakah program Ngabogor ini diterapkan atau tidak,”tegasnya.  Kepala SDN Margajaya, Mohamad Hamzen menegaskan bahwa pencanangan  Aksara Sunda Ngalagena sebenarnya direncanakan pada bulan Juni lalu, namun karena berbagai hal, baru bisa dilaksanakan hari ini.  Program ini, kata dia,  merupakan usulan dari salah seorang Budayawan Kota Bogor,
 
“Karena kami nilai positif dan berkenaan dengan pelestarian Budaya Sunda, kami sambut dengan suka hati,”katanya.  Kegiatan yang dilaksanakan di komplek SDN Margajaya 1, 2 dan 3 ini, dimulai dengan penyematan Pin Kujang Bogoh ka Bogor,oleh siswa SDN Margajaya 2,  yang didampingi Kepala SDN Margajaya 2 dan 3, kepada Wakil Wailokota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, serta Camat Bogor Barat, Irwan Gumelar. Para tamu undangan tersebut kemudian disambut dan dipandu lengser cilik dari sekolah tersebut.

Sebelum pembukaan papan nama SDN Margajaya 1 oleh Wakil Walikota, Kepala Dinas Pendidilkan Kota Bogor, Edgar Suratman menggunting pita peresmian gerbang masuk ke komplek sekolah tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Dramaga, AKP Syafrudin Gayo, Ketua Komite SDN Margajaya 1, Periksa Ginting, para pengawas TK/SD se-Kec. Bogor Barat serta tamu undangan lainnya. (dh)



0 komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak berkomentar yang menyinggung Agama, Ras dan Golongan. Biasakan berkomentar bijak dan konstruktif